BHAGAWADGITAsejatinya
merupakan dialog antara jiwa(diri pribadi) dengan Brahman(Tuhan) yang ada dalam diri kita sendiri.
Kegalauan Arjuna mewakili kegalauan diri kita sendiri tentang tugas dan
kewajiban. Ketika kita bimbang, ragu kemanakah kita harus bertanya ??Arjuna bertanya
kepada Krisna, namun setiap orang memiliki Krisna dalam dirinya yaitu percikan
Brahman dalam diri yang disebut Atman. sosok Krisna bukanlah Tuhan, Dia adalah WAKIL TUHAN dalam menyampaikan ajaran Ketuhanan. Ketika WEDA menjadi semakin BIAS
dengan pemujaan dewa-dewa, maka diturunkanlah Bhagawadgitha sebagai pancama
weda yang mengupas tentang Ketuhanan.
I.
DEWA BUKAN MANIFESTASI TUHAN
VII.24
Orang
yang picik pengertian beranggapan
Aku yang tak berbentuk seperti
termanifestasikan
Tidak
mengetahui sifatKu yang kekal abadi
Tidak berubah-ubah, Yang Maha Tertinggi
VII.25
Terselubungi oleh kekuatan cipta mayaKu
Aku tidak kelihatan bagi semua
Dunia yang kacau ini tidak mengetahui Aku
Yang tidak terlahirkan dan tidak pernah sirna
Dari kedua sloka Bhagawadgita tersebut dijelaskan bahwa Brahman Yang Esa tidak termanifestasikan.Anggapan masyarakat selama ini bahwa Tuhan termanifestasikan dalam Dewa, Bethara, Leluhur.Padahal dalam weda sudah jelas sekali disebutkan bahwa dewa adalah CIPTAAN Tuhan yang memiliki tugas masing-masing.Ibarat Presiden yang membagi pekerjaan kepada menteri-menteri nya. JIka kita menyembah Tuhan dalam manifestasinya, maka kita sama saja menyembah semua ciptaanNya, alam semesta ini adalah manifestasiNya. Menyembah sesama ciptaan Tuhan ibarat JERUK makan JERUK.Kita selalu lupa bahwa dalam diri manusia terdapat Atman sebagai percikan terkecil dr Brahman.
Tidak berubah-ubah, Yang Maha Tertinggi
VII.25
Terselubungi oleh kekuatan cipta mayaKu
Aku tidak kelihatan bagi semua
Dunia yang kacau ini tidak mengetahui Aku
Yang tidak terlahirkan dan tidak pernah sirna
Dari kedua sloka Bhagawadgita tersebut dijelaskan bahwa Brahman Yang Esa tidak termanifestasikan.Anggapan masyarakat selama ini bahwa Tuhan termanifestasikan dalam Dewa, Bethara, Leluhur.Padahal dalam weda sudah jelas sekali disebutkan bahwa dewa adalah CIPTAAN Tuhan yang memiliki tugas masing-masing.Ibarat Presiden yang membagi pekerjaan kepada menteri-menteri nya. JIka kita menyembah Tuhan dalam manifestasinya, maka kita sama saja menyembah semua ciptaanNya, alam semesta ini adalah manifestasiNya. Menyembah sesama ciptaan Tuhan ibarat JERUK makan JERUK.Kita selalu lupa bahwa dalam diri manusia terdapat Atman sebagai percikan terkecil dr Brahman.